Life of a Reverted Muslim
(Surah Al-Baqara, Ayah 208-210)
Wednesday, June 8, 2011
Aku bahagia terasing
Rasulullah SAW pernah bersabda;
"bahawa setelah kewafatannya, umatnya akan berpecah kepada 73 golongan dan semuanya akan masuk ke neraka kecuali satu golongan sahaja"
Lalu sahabat pun bertanya;
"siapakah golongan yg beruntung itu ya Rasulullah'
Rasululllah SAW lalu menjawab;
'Mereka yg mengikuti aku dan sahabat aku"
Allah juga telah mengingatkan kita;
"Dan orang-orang yang terdahulu - yang mula-mula (berhijrah dan memberi bantuan) dari orang-orang "Muhajirin" dan "Ansar", dan orang-orang yang menurut (jejak langkah) mereka dengan kebaikan (iman dan taat), Allah reda akan mereka dan mereka pula reda akan Dia, serta Ia menyediakan untuk mereka Syurga-syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; itulah kemenangan yang besar"
(At-Taubah 9:100)
"Dan jika engkau menurut kebanyakan orang yang ada di muka bumi, nescaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah; tiadalah yang mereka turut melainkan sangkaan semata-mata, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta"
(Al-An'aam 6:116)
Semoga kita akan terus istiqamah dan ingatlah, sesungguhnya merasa terasing kerana mengikuti Sunnah Rasulullah itu lebih bahagia. Kebahagiaan hakiki bukan di sini tetapi di JANNAH. Beramal & berjuanglah di jalan yang telah ditunjukkan oleh Allah melalui Rasulullah Salullahu Alaihi Wasalm & para sahabatnya nescaya kita akan merasa terasing di dunia tetapi bahagia di akhirat kelak, InsyaAllah.
1) Sahih: Hadis daripada Abu Hurairah, Ibn Mas‘ud, Anas bin Malik, Salman al-Farisi, Suhal bin Sa‘ad dan Ibn Abbas radiallahu ‘anhum, dikeluarkan oleh Muslim, al-Tirmizi, Ibn Majah, al-Thabarani dan lain-lain. Lihat Sahih Muslim – no: 145 (Kitab Iman, Bab Menjelaskan bahawa Islam bermula sebagai yang asing).
Tuesday, June 7, 2011
Sciences & God or Signs of God?

An atheist professor of philosophy speaks to his class on the problem science has with GOD THE ALMIGHTY.
He asks one of his new Muslim students to stand and...
Professor : You are a Muslim, aren't you?...
Student : Yes, sir.
Professor : So you believe in GOD?
Student : Absolutely, sir
Professor : Is GOD good?
Student : Sure
Professor : Is GOD all-powerful?
Student : Yes
Professor : My brother died of cancer even though he prayed to GOD to heal him. Most of us would attempt to help others who are ill. But GOD didn't. How is this GOD good then? Hmm?
Student : (silent)
Professor : You can't answer, can you? Let's start again, young fellow. Is GOD good?
Student : Yes
Professor : Is Satan good?
Student : No, sir.
Professor : Where does Satan came from?
Student : From......GOD
Professor : Is Satan Good?
Student : No
Professor : That is right. Tell me son, is there evil in this world
Student : Yes, sir.
Professor : Evil is everywhere isn't it? And GOD did make everything. Correct?
Student : Yes
Professor : So who created evil?
Student : (does not answer)
Professor : Is there ugliness? Sickness? Immorality? Hatred? All these terrible things exist in the world, don't they?
Student : Yes, sir.
Professor : So who created them?
Student : (has no answer)
Professor : Science says you have 5 senses you use to identify and observe the world around you. Tell me, have you ever seen GOD?
Student : No, sir.
Professor : Have you ever heard your GOD, tasted your GOD, smelt your GOD? Have you ever had any sensory perception of GOD for that matter?
Student : I’m afraid I haven’t, sir
Professor : Yet, you still believe in Him?
Student : Yes
Professor : According to empirical, testable, demonstrable protocol, science says your GOD doesn’t exist. What do you say to that son?
Student : Nothing, I only have my faith.
Professor : Yes. Faith. And that is the problem science has.
Student : Professor, is there such a thing as heat?
Professor : Yes
Student : And is there such a thing as cold?
Professor : Yes
Student : No, sir. There isn’t.
Student : Sir, you can have lots of heat, even more heat, super heat, mega heat, or no heat. But we don’t have anything called cold. We can hit 45 degrees below zero which is no heat, but we can’t go any further than that. There is no such thing as cold. Cold is only a word we use to describe the absence of heat. We cannot measure cold. Heat is energy. Cold is not the opposite of heat, sir, just the absences of it.
Student : What about darkness, Professor? Is there such thing as darkness?
Professor : Yes. What is night if there isn’t darkness?
Student : You’re wrong again, sir. Darkness is the absence of light. You can have low light, normal light, bright light, flashing light…But if you have no light constantly, you have nothing and it’s called darkness, isn’t it? If you would be able to make darkness darker, wouldn’t you?
Professor : So what is your point young man?
Student : Sir, my point is your philosophical premise is flawed.
Professor : Flawed? Can you explain how?
Student : Sir, you are working on premise of duality. You argue there is life and there is death, a good GOD and a bad GOD. You are viewing the concept of GOD as something finite, something we can measure. Sir, science can’t even explain a thought. It uses electricity and magnetism, but has never seen, much less fully understood either one. To view death as the opposite to life is to be ignorant of the facts that death cannot exist as a substantive thing. Death is not the opposite of life, just the absence of it. Now tell me, Professor. Do you teach your students that they evolved from monkey?
Professor : If you are referring to the natural evolutionary process, yes, of course, I do.
Student : Have you ever observed evolution with your own eyes, sir?
Professor : ( The Professor shakes his head)
Student : Since no one has ever observed the process of evolution at work and cannot even prove that this process is an on-going Endeavour, are you not teaching your opinion? Are you not a scientist but a preacher?
(silence seized the atmosphere)
Student : Is there anyone here who has ever seen the Professor’s brain?
(The class break into laughter)
Student : Is there anyone here who has ever heard of the Professor’s brain, felt it, touched or smelt it? No one appears to have done so. So, according to the established rules of empirical, testable, demonstrable protocol, science says that you have no brain, sir. With all due respect, sir, how do we then trust your lectures, sir?
Professor : I guess you will have to take them on faith, son.
Student : That is it sir… The link between man and GOD is faith. That is all that keeps things moving and alive. You couldn't see it but HE is there. "Say: He is Allah, the One and Only; Allah, the Eternal, Absolute; He begetteth not, nor is He begotten; And there is none like unto Him." (Surah Al-Ikhlas)
Monday, May 30, 2011
Temuduga Terbuka & Persiapannya
TEMUDUGA TERBUKA : SEMUA AKAN DIKEHENDAKI HADIR TANPA SEBARANG PENGECUALIAN
KEKOSONGAN JAWATAN:
A. Ahli Syurga Dari Awal.
B. Ahli Neraka Dari Awal.
C. Ahli Neraka Sementara Kemudian Akan Dilantik Jadi Ahli Syurga.
EMPAT GANJARAN LUMAYAN (khas untuk jawatan A):
1. Nikmat kubur.
2. Perlindungan di Padang Mahsyar.
3. Keselamatan Meniti Titian Sirat.
4. Syurga yang kekal abadi.
TARIKH TEMUDUGA:
Bila-bila masa secara adhoc bermula dari saat membaca iklan ini.
LOKASI TEMUDUGA:
Di dalam kubur (alam barzakh).
PERSEDIAAN & KELAYAKAN:
Anda tidak perlu bawa siji-sijil, termasuk sijil saham termasuk saham Internet.
Anda tidak perlu bawa pingat, Mercedes mata belalang atau kad kredit.
Anda tidak perlu bawa wang atau harta dan emas yang anda kumpul.
Anda tidak perlu berparas rupa yg cantik, hensem atau berbadan tegap atau seksi.
Sila bawa dokumen asal iaitu : Iman dan Amal serta sedekah jariah sebagai sokongan.
PANEL/PENEMUDUGA:
Mungkar dan Nakir.
ENAM SOALAN BOCOR:
1. Siapa Tuhan anda?
2. Apa Agama anda?
3. Siapa Nabi anda?
4. Apa Kitab anda?
5. Di mana Kiblat anda?
6. Siapa Saudara anda?
CARA MEMOHON:
Anda cuma perlu menunggu penjemput yang berkaliber untuk menjemput anda. Ia akan menjemput anda pada bila-bila masa saja (mungkin sekejap lagi). Ia akan berlembut kepada orang-orang tertentu dan akan bengis kepada orang-orang tertentu.
TIPS UNTUK BERJAYA DALAM TEMUDUGA TERTUTUP INI:
Hadis Hasan yang diriwayatkan oleh Ahmad Hanbal yang bermaksud begini:
Sabda Rasulullah SAW :
"Sesungguhnya apabila jenazah seseorang itu diletakkan di dalam kuburnya, sesungguhnya jenazah itu mendengar suara (terompah kasut) orang-orang yang menghantarnya ke kubur pada saat mereka meninggalkan tempat itu."
Jika mayat itu seorang muslim, maka solat yang dilakukannya ketika beliau masih hidup di dunia akan diletakkan di kepalanya, puasanya diletakkan disebelah kanannya, zakatnya diletakkan di sebelah kirinya dan amalan kebajikan daripada sedekah jariah, silaturrahim, perkara kebajikan dan ihsan diletakkan dihujung dua kakinya."
Ia akan didatangi malaikat dari aras kepala, maka solat itu berkata kepada malaikat : "dari arasku tidak ada jalan masuk"
Kemudian malaikat berpindah ke sebelah kanan, maka puasa berkata kepadanya : "dari arasku tidak ada jalan masuk"
Kemudian malaikat berpindah ke sebelah kiri, maka zakat berkata kepadanya : "dari arasku tidak ada jalan masuk"
Kemudian didatangi dari arah kedua hujung kakinya dan berkatalah amal-kebajikan : "di bahagianku tidak ada jalan masuk"
Maka malaikat berkata kepadanya : "Duduklah kamu"
Kepadanya (mayat) memperlihatkan matahari yang sudah mula terbenam, lalu malaikat bertanya kepada mayat itu : "Apakah pandangan kamu tentang seorang laki-laki (Muhammad) yang kamu dahulu sentiasa bercakap tentangnya; dan bagaimana penyaksian kamu kepadanya?"
Maka berkata mayat itu : "Tinggalkan aku sebentar, aku hendak sembahyang. Maka berkata malaikat : Sesungguhnya engkau akan mengerjakan solat (boleh saja solat) tetapi jawab dahulu apa yang kami tanya ini"
"Apakah pandangan kamu tentang seorang laki-laki (Muhammad) yang kamu dahulu sentiasa bercakap tentangnya; dan bagaimana penyaksian kamu kepada nya?"
Maka berkata mayat itu : "Laki-laki itu ialah Nabi Muhammad SAW dan aku naik saksi bahawa nabi Muhammad itu ialah pesuruh Allah yang membawa kebenaran daripada Allah SWT"
Maka malaikat berkata kepada mayat itu : "Demikianlah kamu dihidupkan dan begitu juga kamu dimatikan dan dengan demikian juga kamu dibangkitkan semula diakhirat insyaAllah"
Kemudian dibuka baginya satu pintu syurga, maka dikata padanya : "itulah tempat kamu dan itulah janji Allah bagi kamu dan kamu akan berada di dalamnya. Maka bertambahlah gembira mayat itu. Kemudian dilapangkan kuburnya seluas 70 hasta dan disinari cahaya baginya".
Sila war-warkan tawaran jawatan kosong ini kepada semua sahabat.
Wallahua'lam. Semoga berjaya dalam temuduga ini tetapi KITA YANG AKAN MENENTUKAN SAMAADA KITA BERJAYA ATAU TIDAK DENGAN PERSIAPAN KITA DI DUNIA.

Sumber : dari tag facebook. Andai anda adalah pemilik post ini sila maklumkan kepada saya supaya saya boleh meletakkan link anda di sini.
Wednesday, May 18, 2011
Doa Qunut terus menerus
Kerap kali mereka yang tidak doa qunut ketika solat Subuh diberi gelaran bermacam macam sehingga melahirkan perasaan kurang selesa tetapi persoalannya adakah Qunut itu Wajib atau Sunat? Apakah dengan tidak membaca Qunut maka seseorang itu boleh dilabel sesat dan keluar dari ASWJ?
Mudahnya masyarakat kita menghukum seseorang kerana tidak mengikut majoriti tetapi adakah kita lupa bahawa kita telah diingatkan oleh Allah bahawa sesuatu amalan di dalam Islam bukan kerana BANYAK ORANG melakukannya tetapi adalah berdasarkan dalil dari Quran & Sunnah. Walhal Allah telah berfirman:
"Dan jika engkau menurut kebanyakan orang yang ada di muka bumi, nescaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah; tiadalah yang mereka turut melainkan sangkaan semata-mata, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta."
Persoalannya di sini apakah seseorang melabelkan pihak yang tidak Qunut Subuh berdasar dalil atau berdasarkan kepada ceramah/kuliah Ustaz tetapi dalam masa yang sama mereka tidak tahu dalilnya? Apakah status hadis tersebut? Bersama kita bongkar himpunan hadis palsu yang masyhur di Malaysia & Nusantara dan kita mulakan dengan Hadis Doa Qunut. Semoga bermanfaat untuk semua.
DOA QUNUT SUBUH TERUS-MENERUS
Anas bin Malik meriwayatkan:
مَازَالَ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَآلهِ وَسلَّمَ يَقْنُتُ فِيْ صَلاَةِ الْغَدَاةِ حَتىَّ فَارَقَ الدُّنْيَا.
Terus-menerus Rasulullah s.a.w (mengerjakan) qunut pada solat Subuh sampai baginda meninggalkan dunia.
Penjelasan:
Hadis ini adalah munkar. Dikeluarkan oleh Ibn Abi Syaibah (no.7002), ‘Abdurrazaq dalam al-Mushonnaf (3/110), Ahmad (3/162), al-Thahawi dalam Syarah Ma’ani al-Atsar (1/244), Ibn Syahin dalam Hasikh al-Hadith wa Mansukhih (no.220), al-Hakim dalam kitab al-Arba’in sebagaimana dalam Nashbur Rayah (2/132), al-Baihaqi (2/201) dan dalam as-Shugra (1/273), al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah (3/124-124), al-Daruquthni dalam Sunannya (2/39), al-Maqdasi dalam al-Mukhtarah (6/129-130), Ibn al-Jauzi dalam at-Tahqiq (no.689-690) dan dalam al-‘Ilal al-Mutanahiyah (no. 753) dan al-Khatib al-Baghdadi dalam Mudhih Auwan al-Jama’ wa at-Tafriq (2/255) dan dalam kitab al-Qunut sebagaimana dalam at-Tahqiq 1/463. Semuanya berpangkal kepada jalan Abu Ja’far ar-Razi dari ar-Rabi’ bin Anas dari Anas bin Malik secara marfu'.
Muhammad bin ‘Ali al-Balkhi dan al-Hakim berpendapat bahawa hadith ini adalah hadith yang sahih sebagaimana yang disebut di dalam Khulasah al-Badrul Munir (1/127). Demikian juga pandangan ini turut dipersetujui oleh al-Baihaqi. Walau bagaimanapun, pandangan para tokoh ini terhadap kesahihan riwayat di atas telah pun ditolak oleh sebahagian besar para ahli hadis yang lain.
Antara sebab penolakan para ulamak hadis ke atas kesahihan hadis di atas adalah kerana di dalam sanadnya terdapat seorang rawi yang bernama Abu Ja’far ar-Razi iaitu salah seorang rawi yang terkenal sebagai lemah di dalam meriwayatkan hadis. Berikut dikemukakan beberapa komentar oleh para ahli hadis terhadap Abu Ja’far ar-Razi: Imam Ibn Turkumani, dia berkata di dalam al-Jauhar an-Naqy: Bagaimana boleh sanadnya menjadi sahih sedang rawi yang meriwayatkannya dari Rabi’ bin Anas adalah Abu Ja’far ‘Isa bin Mahan ar-Razi mutakallamun fihi (dikritik).
Ibn al-Qayyim dalam kitabnya, Zadul Ma’ad (1/276) setelah menukil suatu keterangan dari gurunya, Syeikh al-Islam Ibn Taimiyyah tentang salah satu bentuk hadis munkar yang diriwayatkan oleh Abu Ja’far al-Razi, beliau berkata: Dan yang dimaksudkan bahawa Abu Ja’far al-Razi ialah orang yang memiliki hadis-hadis yang munkar, sama sekali tidak boleh diguna berhujah oleh seorang pun para ahli hadis. Periwayatan hadisnya yang ia bersendirian dengannya.
Syeikh al-Albani, dalam kitabnya Silsilah al-Ahadith al-Dha’ifah wa al-Mauhdu’ah (no.1238) memetik komentar Ibn al-Turkama terhadap Abu Ja’far dimana dia berkata: “Bagaimana sanadnya boleh dikatakan shahih, sedangkan perawinya (al-Rabi’ – Abu Ja’far Isa bin Mahan al-Razi) banyak dipermasalahkan dan menjadi buah bibir kalangan muhaddithin. Di antaranya Imam Ahmad dan al-Nasa’i menyatakannya sebagai perawi yang tidak kuat. Abu Zar’ah mengatakan banyak menyimpang di dalam meriwayatkan (hadith). Al-Falas berkata: “Buruk hafalannya”. Ibn Hibban menegaskan: “Terbukti telah meriwayatkan hadith-hadith munkar yang dinisbahkan kepada para perawi kondang.”
Ringkasnya, sesiapa sahaja yang meneliti keterangan para ulamak hadis tentang Abu Ja’far al-Razi ini akan mendapati bahawa kritikan terhadap beliau adalah jarh mufassar (kritikan yang jelas menerangkan sebab kelemahannya seorang rawi). Maka apa yang disimpulkan oleh Ibn Hajar al-‘Asqalani dalam Taqrib Tahdzib adalah amat tepat. Beliau berkata: Shadiqun sayyi’ul hifzh khususan ‘anil Mughirah (jujur tetapi buruk hafalannya, terlebih lagi riwayatnya daripada Mughirah).
Dalam pada itu, hadis ini juga kelihatan bercanggah dengan hadis-hadis lain yang sahih, di antaranya ialah sebagaimana riwayat Anas bin Malik r.a berikut:
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَآلهِ وَسلَّمَ كَانَ لاَ يَقْنُتُ إِلاَّ إِذَا دَعَا لِقَوْمٍ أَوْ عَلَى قَوْمٍ.
Sesungguhnya Rasulullah s.a.w tidak melakukan qunut kecuali apabila beliau berdoa untuk (kebaikan) suatu kaum atau berdoa (keburukan atas suatu kaum). - Hadith riwayat Ibn Khuzaimah (no.620) dan Ibn al-Jauzi dalam at-Tahqiq (1/460), disahihkan oleh Syeikh al-Albani dalam Silsilah al-Ahadith al-Shahihah (no. 639).
Juga hadis berikut:
قُلْتُ لأَبِيْ: يَاأََبَتِ إِنَّكَ صَلَّيْتَ خَلْفَ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسلَّمَ وَأَبِيْ بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيْ هَهُنَا وَبِالْكُوْفَةِ خَمْسَ سِنِيِنَ فَكَانُوْا يَقْنُتُوْنَ فِي الْفَجْرِ؟ فَقَالَ: أَيْ بُنَيَّ مُحْدَثٌٌ.
Saya bertanya kepada ayahku: Wahai ayahku, engkau solat di belakang Rasulullah s.a.w, Abu Bakar, ‘Umar, Utsman dan ‘Ali r.a di sini dan di Kufah selama 5 tahun, apakah mereka melakukan qunut pada solat Subuh?” Maka dia menjawab: Wahai anakku hal tersebut (qunut Subuh) adalah perkara baru (bid’ah). – Hadith riwayat al-Tirmidzi (no.402), al-Nasa’i (no.1080), Ibn Majah (no.1242), Ahmad 3/472 dan 6/394, al-Thabrani (no.8177-8179), al-Baihaqi (2/213) dan lain-lain. Disahihkan oleh al-Albani di dalam Irwa’ al-Ghalil (no.435) dan Syeikh Muqbil dalam al-Shahih al-Musnad Mimma Laisa Fi ash-Shahihain.
Saturday, April 23, 2011
Balik Kampung & Makan @ Ikan Bakar Parameswara in Umbai
Udang Masak Butter (500gm = RM 37.50)On that day night we also have Otak Otak x 10, plain rice x 4, Nasi Lemak Take Away x 4, Orange Juice x 3, Sirap x 2. Overall the seafood is superb and for our next trip we knew where we should head to for a good seafood meal.
Oh ya, the total damages for this meal is only RM120. For me is worth it considering the seafood is fresh, fast service (maybe not fully packed yet) and good taste. Do you think is worth every single cent?







